Tentang rumah ini.

Maka aku memilih untuk membuat rumahku yang mungil ini dengan sederhana. Tanpa gincu atau bedak merona. Karena rumah ini akan penuh dengan aksara, lisan dan tulisan. Sebuah rumah yang sepi pada mata, tapi merdu pada telinga.

This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Tinggalkan jejak

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s