Variatio 21. Canone alla Settima. a 1 Clav.

Untuk Danzka, Nona kecilku yang sedang menyambut dedaunan gugur seumpama manna yang turun dari langit di halaman.

Danzka, taukah Kau Aku begitu mencintaimu?

Tidak.

Mungkin setelah kebenaran, diriku sendiri, barulah ada Kamu.

Jangan cemburu, bagaimanakah Aku bisa mencintaimu Nona, jika tak kucintai diriku lebih dulu?

Aku mencintaimu Nona,

karena itu yang tersisa di saat kebencian tidak mendapat tempat, dan kata – kata tak cukup mujarab.

– Surat kecil Ayah pada anak perempuannya. Ditulis di kaki meja

This entry was posted in Uncategorized and tagged , . Bookmark the permalink.

Tinggalkan jejak

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s