Cada – Goldberg Variation.

Yah, tadi sore Saya sudah menghadiri acara Gathering #30HariMenulisSuratCinta. Acaranya seru dan cukup ramai. Orang-orang yang selama ini kelihatan berbeda saat rupa dibentuk oleh baria lisan terkata tulisan, sungguh manusia – manusia biasa yang rupawan pada ketikanya.

Karena ini adalah Cada (outro), Saya akan jelaskan mengenai keanehan2, dan kebosanan yang ada dalam 30 buah surat cinta Saya. Adapun demikian;

1. Setiap judul dari ketiga-puluh surat itu adalah nama-nama 30 Variasi musik yang dibentuk dalam satu komposisi musik klasik. Ada 30 buah variasi melodi dalam simfoni ini. Simfoni yang Saya maksudkan adalah hasil karya Johan Sebastian Bach, dengan judul : Goldberg Variation. Kalau ga percaya, silahkan buka Wikipedia lalu search, teman-teman bisa melihat jumlah variatio dan nama masing2 variatio, telak sama dengan ketiga-puluh judul surat – suratku. Kebetulan Saya suka musik klasik, he he he. #promosiiiii

2. Ketiga puluh surat2 itu terpaku pada masing-masing variatio, silahkan teman-teman buka bunyi variatio (di Youtube ada semua kok), lalu dengarkan sambil membaca surat, masing-masing mempunya karakteristik emosi yang sengaja Saya sesuaikan dengan tempo dan feel masing-masing, antara surat dan variatio.

3. Ketigapuluh surat – surat itu sebenarnya Saya juga coba menonjolkan dan menyampaikan dengan tersirat; sifat manusia. Baik yang positif maupun negatif. contoh: Ada yang menonjolkan sisi baik: semangat, pantang menyerah, setia kawan,dll. Ada juga yang negatif: putus asa, rakus,dll. Saya pikir, rasanya hambar jika Saya tidak memberikan ‘bekal’ dan buah-buah pikir Saya, dan hanya sekedar angin lalu tanpa memberikan ‘sesuatu’ kepada kengkawan sekalian.

4. Nama tokoh-tokoh dalam surat-surat ini adalah nama merk Vodka dari beberapa negara. Kalau tak percaya silahkan di Googling. he he he.
Kenapa harus Vodka? karena merknya sebagian besar mirip nama orang. Kedua, karena ada pepatah kuno mengatakan; ‘Ada kebenaran dalam segelas Anggur (minuman keras)’. he he he.

5. Kisah dan masalah yang ada dalam surat-surat ini adalah nyata. Biasa yang kutemukan dari orang-orang di sekeliling.🙂
Tapi rasanya tulisan akan menjadi sempit jika harus ditempatkan pada satu karakter saja, sedangkan manusia-manusia yang tak mengenal sekalipun, bisa saja mendapatkan masalah dan pengalaman yang sama. Untuk itu, sebenarnya Surat Cinta ini adalah untuk kalian semua kengkawan, dalam begitu banyak hal dan masalah yang masing-masing kita hadapi, walau berbeda tempat dan waktu.

6. Urutan surat-surat ini Saya coba bikin seumpama alur hidup seseorang dalam sebuah drama, itulah mengapa pada surat terakhir sang ‘Aku’ mati. he he he

7. Saya memposting ini lewat hp, jadi tolong dimaklumi formatnya yang berantakan.

8. Kalau masih ada yang membingunkan, silahkan ditanya.😀

Akhir kata, seperti pada konser musik klasik, disisipkan sebuah Outro sebagai penutup, Dan inilah Outro pada permainan Goldberg Variation – John Sebastian Bach, dalam versi konser aksara saya.

terima kasih kakak-kakak yang sudah bersedia membaca, karena tanpa kalian, semua ini sungguh tiada guna.

#memberiTabik
#layarpanggungditutup

This entry was posted in Uncategorized and tagged . Bookmark the permalink.

Tinggalkan jejak

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s