Doa untuk Pemeluk pohon.

Tuan, selamat bertambah tahun, kemudian berkurang umur.

 

 

Apalagi yang bisa kuberikan selain tulisan yang sederhana? Sesederhana lengan yang merangkul kokohnya ari keras bungkus kambium, dan akar-akarnya teguh meraba butir-butir kalsium.

Ini yang ke berapa? Tak tahu. Tapi harap pada berkah sejumput, dalam butir air menjemput nafas embun di pucuk rumput. Agar dedaunan makin menghijau, dan lapuknya dinding jadi lapang, tempat lumut muda bikin sarang.

Di lain tempat, daun hijau muda menegak ke langit luas. Pohon meninggi, angin kan bertiup serupa suanggi. Tapi, percaya betul Kau kan tetap serupa beringin, hadang badai yang robohkan Kau ingin. Tidak dingin.

 

Tuan, selamat bertambah tahun, kemudian berkurang umur.

Semoga jadi umpama sumur;

Semakin dalam umur, semakin air melimpah ruah,

Semakin dalam ilmu diukur, semakin hati riuh merendah.

 

 

 

– Sedikit tulisan untuk Tuan Nico. | @tuannico

This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Tinggalkan jejak

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s