Menyelam, menyulam

Betapa rahim laut senandungkan puji

tentang ketuk, lahir anak bumi

bergulung dalam ombak, dan wangi ilalang bakau

putih buih lumut mencanang, menunggu datang bangau

di punguk, titipnya tinta dan kertas

agar jemari melumuri tak kenal batas

doa – doa angin sore nelayan

pada nafas nyiur dan kemenyan

dewi langit menghempas manusia

berenang ia, semerbak darah berlian

hidup, hiduplah lagi – lagi usia

menyelam, renang jauh nian dari tepian

Maret 2012

– Hadiah Ulang Tahun yang kesekian untuk Si Flanel Merah, @heyechi

This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Tinggalkan jejak

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s