#BahagiaTanpaJeda

Api melahap sumbu, pada erat cengkaraman benang – benang besi dasar bertumpu. Perlahan panas menunggu ke langit melancung, asap bergelembung, dan bara penuhi lumbung. Maka, sebelum suram langit menariknya dengan cekatan. Biarlah manusia ini menafsirkan ingat, doa, dan harapan.

 

Bahagia tanpa jeda

Kutantang takut yang tak kunjung reda

Bertelanjang dada!

Rasa, dan balada

O, langit mayapada

ini doa nan syahda

 

Pergilah Kau, pergilah!

terjang langit luas dan buas

Malam Magelang, malam melanglang

Ini ketakutan kujadikan api

Pilihan kini tiada tapi

Jadi, kulepas Kau pergi

Karena lemas Aku, pada elegi

bawa doa – doa

Kuatir yang makin menua

 

Bahagia tanpa jeda

Kutantang takut yang tak kunjung reda

 

 

 

 Magelang. Mei Enam, dua ribu duabelas.

Gambar oleh : @naminadini

This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Tinggalkan jejak

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s