Pindul

Ibu
Ibu

Ajarkan kami doa, dalam kamu punya nama
seperti tidak keruhnya air berlama – lama
kenari, pipit tolak melenting
kulit daun dan ranting – ranting

Telan Beta, telan!
remang – remang dan ketakutan
merah gantung bungkus berjaga
lisan mati di leher, tercekat, menggigil dahaga

Mati kutu masuk batang tenggorok
kamu bungkus, jadi orok
gelap – gelap!
decak terdiam, lidah mengecap

Telan Beta, telan!
bunyi menyayat, sangga sepanjang hayat
batang kelamin ini jauh kunjung amin
dan cerita – cerita lama pelamin

Asa menetes bagi hawa
percaya, percaya Ibu
beri putingmu pada mulut menganga
supaya pesona jatuh pada rupa

Ibu
Ibu

Indra jadi buta, cuping sahaja
ananda takut!
kalut campur salut
doa diterbangkan kecil sayap hitam
belum jua khatam

Surga kecil
setelah di belakang jadi kerdil
Malu-malu
nur rengsek antara benalu
badan batu
manis ratu
sedap narwastu
di mata tiada beda jadi

Ibu
Ibu

Mengerti sudah kini

Bejiharjo, Mei Lima dua ribu dua belas.

This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Tinggalkan jejak

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s