Tuhan Sedang Baik

Alkisah, Tuhan sedang baik hati. Dia memberikan sebuah mesin pencetak uang bagi seorang tukang becak. Tukang becak miskin itu girang. Dia pulang  dan mulai mencetak uang. Kemudian ke toko dan membeli semua kebutuhan. Menanam saham,  dan membeli klub sepak bola.

Dia bingung, harus membeli apa lagi. Mulailah Ia berderma. Diberikannya setiap orang melarat sebanyak satu milyar. Mereka bergembira. Dia senang. Amal ibadahnya berlimpah.

Pedagang mulai merasa janggal, jalanan macet dipenuhi mobil baru, para jawara bisnis mati terjungkal. Maka, pedagang mulai menaikkan harga barang setingginya. Lalu, gerombolan orang miskin tadi kembali merasa kekurangan dengan uang yang sudah dipunya.

Tuhan sedih kembali.

#fiksiseratuskata

This entry was posted in Uncategorized and tagged . Bookmark the permalink.

Tinggalkan jejak

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s