Kotak-kota-kotak

aku beli televisi, tapi

mirip akuarium

banyak iklan warna – warni

berenang ke sana

ke mari

lalu aku minum tuak komersil

mabuk sampai lupa jadi

 

aku bosan, coba berjalan ke luar

di tembok ruko dan perkantoran

banyak iklan warna – warni

berenang ke sana,

hinggap kemari

lumut – lumut degradasi

tak bagi mereka, tak ada spasi

 

aku bosan, coba naik becak

di papan belakang, di atas atap

banyak iklan warna – warni

wajah penipu ulung

dengan janji tanpa tanda kurung

lulusan politik murung

ikrar setia di becak

pengayuh becak di becek

 

aku bosan, coba mati

segera berangkat ke barzakh

di spanduk dan orasi

di khutbah minggu dan sholat jumat tengah hari

astaga!

alam kubur lebih dulu sudah masuk promosi

dalam iklan warna – warni

berenang ke sana,

hinggap kemari

 

 

 

Salatiga, Januari Dua ribu tiga belas

This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Tinggalkan jejak

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s