Happiness Is a Warm Gun

January 22. Father Gapon near Narva Gate. Unknown painter -Wikipedia

Petrograd, USSR,  

23 January 1905 (Gregorian)/10 January  (Julian)

Kepada Tsar Nicolas II yang agung,

Selamat pagi tuan; dari antara ribu bangkai buruh dan sisa proyektil yang terpahat di kaki tembok Narva. Ketika kesatuan suara  harus berhadap – hadapan dengan kekar kevlar kremlin yang dingin, Tsar yang lalim, dan pedang Cossak sebagai jemari rezim. Adalah keberanian jelata, yang terdiam di bawah kolong dan kurang formalin. Adalah kesatuan kata  pada stigma, muak menyublim insulin.

Selamat pagi tuan; dari Father Gapon si sasaran tembak-kapitan di tingkat teratas geladak, hulu ledak para budak otokrasi artefak yang siap melawan tonggak dengan totalitas bergelegak. Di saat engkau yang dipertuan agung rekreasi bersama sejawat kongsi di Tsarskoye Selo sambil mengagumi Corps de logis. Sementara bermekar kembang mawar merah revolusi di kebun Zimniy Dvorets berselimut salju semerbak amis.

Selamat pagi tuan, selamat pagi!

Yang pada kemudian hari kami yakin, darah takkan mengering dan roh tak henti menuntut balas!

Shostakovich Dmitri 

This entry was posted in Uncategorized and tagged . Bookmark the permalink.

Tinggalkan jejak

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s