Don’t Pass Me By

Skepticism ~http://www.religifake.com

Kijŏng-dong, 6 February 1949

Kepada gadis – gadis muda,

Aku hendak bertanya tentang defenisi kecantikan. Tentang iman yang tumbuh dari aroma dupa Body Shop, degradasi warna putih bening dari tinta lukis botol – botol pemutih kulit import yang menoktah di atas kanvas melanin, kegamangan atas carut marut kerut yang coba kau sembunyikan dengan topeng – topeng krim anti-aging pentolan label negeri asing yang warganya tak bisa hidup abadi.

Aku hendak bertanya tentang defenisi takdir. Tentang religiositas rikih yang menyembul dari percaya diri pasif, ikhlas yang tak lebih dari amarah terkunci mulut gagu mengenyangkan perut ragu dari tangan alkemis perubah emas jadi perunggu. Aku teringat tangan Midas, hati dan logika direduksi jadi logam cerah legam.

Aku hendak bertanya tentang ke-tuhan-an dongeng horoskop. Tentang neuron-neuron pasrah dirudapaksa halaman akhir kitab homo sapiens robot perlop, mumi homo religius transforma homo humanis yang sobek pada tangan tak kasat mata jadi daging mekanis. Sementara demografi langit bergeser seiring cakrawala ekskresi big bang.

Aku hendak bertanya.

Kim

This entry was posted in Uncategorized and tagged . Bookmark the permalink.

Tinggalkan jejak

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s