Dua Puluh Tujuh

Nusa Kambangan, 15 Agustus 1996

Amirah,

Berbahagialah, karena kita pernah menghidupi hidup dengan manisnya yang getir. Sebab manusia – manusia yang berjuang, sesungguhnya tak pernah kalah.

Ingatlah kami yang sudah dan akan selalu melawan.

Michael.

 

n.b: Amirah, kalimat di atas adalah hal apa yang suamimu katakan, ketika Aku bertanya padanya: “Ada yang mau kau sampaikan kepada istrimu?”

Aku harap kamu baik – baik saja dan tetaplah tegar. Bertahanlah sebisa mungkin. Terakhir kali aku menemuinya waktu itu, keadaannya tidak semakin membaik. Tetapi aku masih yakin, bahwa dia masih punya semangat yang lebih dari cukup untuk bertahan hidup.

Hanya itu yang bisa aku katakan padamu mengenai suamimu. Semoga kamu dan keluarga dalam keadaan baik-baik saja.

– dr. Salahuddin.

 

Surat sebelumnya bisa dibaca di sini.

This entry was posted in Uncategorized and tagged , . Bookmark the permalink.

Tinggalkan jejak

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s