44 Kata

Kekosongan tidak pernah ada. Bahkan dalam suatu keadaan tak bernyawa sekalipun.

Keheningan tidak pernah ada, bahkan di tubir setiap orang tuli sekalipun

Ketiadaan tak pernah ada, bahkan dalam falsifikasi ruang dan tanda

 

Dan jika ketiadaan tidak pernah ada,

maka bagaimana ‘yang ada’ meng-‘ada’-kan keberadaannya?

This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Tinggalkan jejak

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s